Kamis, 19 Desember 2019

Sedang Tanam Bibit Pohon di Hutan, Warga Kajoran Tewas Tersambar Petir''Spesialis Instalatir Penangkal Petir, Arrester Serta Pencegahan Bahaya Petir. Sedia Peralatan dan Suku Cadang Beserta Instalasi.

HUBUNGI KAMI .

WA.085879862931

FAST RESPONSE : 085292554416

SURYATEHNIKPETIR@YAHOO.CO.ID

 

Kajoran,(magelang.sorot.co)--Nasib nahas menimpa Soli Binti Suwoto (34), seorang perempuan asal Dusun Gendol, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Ia harus meregang nyawa akibat tersambar petir saat menanam bibit pohon di tanah Perhutani, Desa Sukomakmur, Kajoran, Senin (16/12/2019) siang, sekira pukul 14.00 WIB.
Menurut salah satu keterangan saksi, sebelumnya korban bersama warga yang lain sedang melakukan aktivitas penanaman bibit pohon di hutan lindung milik perhutani yang berada di petak 1-10 (lereng Gunung Sumbing).
Namun demikian, sekitar pukul 10.30 WIB di lokasi mulai turun hujan disertai petir. Tak lama kemudian pengurus LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) mengumpulkan para pekerja untuk istirahat dan makan siang. Namun saat di cek, anggotanya kurang satu orang. Maka dilakukanlah pencarian korban di sekitar lokasi penanaman bibit pohon tadi. Tak lama kemudian korban berhasil ditemukan dalam kondisi tergeletak dan sudah meninggal dunia.
Atas peristiwa tersebut, Kapolsek Kajoran, Polres Magelang, Iptu Edy Suryono beserta Kanit Binmasnya, Ipda Sananul Huda langsung mendatangi lokasi kejadian, yang dilanjutkan dengan proses evakuasi dan pemeriksaan pada tubuh korban.
Korban merupakan seorang perempuan memakai baju merah kotak, mantel abu-abu, tinggi badan 155 cm, kulit sawo matang. Untuk sementara, kami menduga korban meninggal dunia karena tersambar petir,” terang Edy.
Sementara menurut petugas medis Puskesmas Kajoran, korban meninggal dunia memang karena tersambar petir. Dugaan ini dikuatkan dengan adanya luka bakar pada bagian leher dan luka lebam, serta lecet pada bagian dada sebelah kanan. Kondisi jenazah pun dalam keadaan kaku. 
Terkait musibah tersebut, Edy juga berpesan kepada masyarakat bahwa, dalam kondisi turun hujan dan banyaknya petir ada baiknya masyarakat tidak berteduh dibawah pohon untuk menghindari hujan. Kemudian sebisa mungkin menghindari lahan lapang.
Ada baiknya kalau sudah turun hujan, masyarakat menghentikan aktivitas di luar rumah. Kemudian berteduhlah di tempat yang aman,” kata Edy.
Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dilakukan proses pemakaman. Pihak keluarga pun telah iklaz dan menerima peristiwa tersebut sebagai sebuah musibah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar